Fenomena Kecanduan Game Online pada Mahasiswa

Manusia tidak terlepas dari permainan (game) dalam kesehariannya. Manusia selalu bermain mulai anak hingga dewasa bahkan hingga menjadi tua. Tujuan dasar atau tujuan utama permainan game ini tidak lain adalah untuk kesenangan.

Dikutip dari tulisan Jumansyah, Recky (2017) di Skripsinya. Fase kecanduan game online yang sudah berat akan terjadi efek perilaku compulsion (dorongan untuk melakukan secara terus menerus). Menurut Chen dan Chang (Chou, 2005), compulsion yaitu suatu dorongan atau tekanan kuat yang berasal dari dalam diri sendiri untuk melakukan suatu hal secara terus menerus, perilaku dalam hal ini merupakan dorongan dari dalam diri untuk terus menerus untuk bermain game online. Sedangkan menurut Lee (2011), fase kecanduan game online yang sudah berat akan terjadi excessive use terjadi ketika bermain game online menjadi aktivitas yang paling penting dalam kehidupan individu.

Foto Mahasiswa Ospek di kampus 2 UMBY

Kriteria ini mendominasi pikiran individu (preokupasi atau gangguan kognitif), perasaan (merasa sangat butuh), dan tingkah laku (kemunduran dalam perilaku sosial). Kemunduran dalam perilaku sosial tersebut seperti hilangnya kontrol diri, agresifitas, sikap antisosial, mudah marah, kehilangan kemampuan untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Kemudian efek ahlak juga dapat terjadi seperti lupa akan melaksanakan ibadah, masalah kekerasan karena meniru game pembunuhan atau game perkelahian, berbohong kepada orang tuanya (Poetoe, 2012). Khususnya bagi mahasiswa dapat menurunkan indeks prestasi belajar (IP) dan masa studi terlalu lama yang dapat berakibat di drop out.

Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa di UMBY yang umur antara 17-24 tahun yang memiliki kebiasaan bermain game online berjumlah 96 orang. Teknik analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil analisis deskripsi menunjukkan bahwa (70,8%) menilai variabel kecanduan game online, sedang. Hal ini berarti fenomena kecanduan game online mahasiswa UMBY adalah kategori sedang.

Penelitian dilaksanakan pada 2017 ini oleh Recky Jumansyah dibimbing oleh Ibu Santi Esterlita P., M.Si. dan Informasi terkait hal ini bisa diakses di eprints.mercubuana-yogya.ac.id

3 thoughts on “Fenomena Kecanduan Game Online pada Mahasiswa

  1. memang bermain game onlineini tidak hanya terjadi pada anak2 saja, namun menyapu juga kalangan mahasiswa bahkan orang tua. Dan dampak nyata yang bisa di lihat bila sudah kecanduan, adalah bermain game hingga berjam-jam lamanya. efeknya bukan hanya mudah marah seperti dalam ulasannya, tapi daya penglihatan mata menurun, terancam penyakit ambein karena duduk terlalu lama. bermain game online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *