DARI REMPAH LOKAL JADI PRODUK BERNILAI TINGGI! UWM DAN UMBY DORONG HILIRISASI MINYAK ATSIRI DI GUNUNGKIDUL
GUNUNGKIDUL – Potensi rempah dan tanaman aromatik di Kabupaten Gunungkidul terus dikembangkan melalui program Kosabangsa Tahun 2026 bertajuk Hilirisasi Inovasi Rempah-Minyak Atsiri Berbasis Riset Terpadu untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat.
Program ini dilaksanakan di Kelurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, dengan Universitas Widya Mataram (UWM) sebagai tim pelaksana dan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) sebagai tim pendamping.
Kegiatan ini melibatkan dua kelompok masyarakat, yakni Kelompok Tani Setyo Makmur sebagai penyedia bahan baku rempah dan Paguyuban UMKM Seger Waras sebagai kelompok pengolah serta pengembang produk.
Melalui penerapan teknologi tepat guna Smart EO, masyarakat didorong meningkatkan efisiensi pengeringan bahan baku, pengolahan rempah, hingga produksi minyak atsiri.
Tidak hanya teknologi, program ini juga menghadirkan pelatihan pengendalian mutu, diversifikasi produk, desain kemasan, manajemen usaha, hingga pemasaran digital.
🌱 Dari potensi alam menjadi peluang ekonomi!
Harapannya, rempah dan tanaman aromatik lokal tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, memperluas pasar, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
https://www.youtube.com/watch?v=UNFEvrFVHys
💬 Bagaimana menurut Sedulur? Apakah hilirisasi rempah dan minyak atsiri bisa menjadi salah satu peluang usaha unggulan bagi masyarakat Gunungkidul?
🎥 Video lengkap: https://www.youtube.com/watch?v=UNFEvrFVHys
#Gunungkidul #Nglipar #Kedungkeris #Kosabangsa2026 #UMBY #UniversitasMercuBuanaYogyakarta #UWM #UniversitasWidyaMataram #MinyakAtsiri #RempahNusantara #InovasiDesa #UMKMJogja #PemberdayaanMasyarakat #Hilirisasi #TeknologiTepatGuna #EkonomiMasyarakat #PotensiLokal #InfoGunungkidul